OPEN DAILY : 07.00 AM - 22.15 PM (GMT +7) || LAYANAN : Senin – Sabtu : 07.00 - 22.15 Hari Minggu & Libur TETAP BUKA
Head Office : Jl. Garuda No. 04
Demangan Baru, Sleman, Yogyakarta
Telp: +62-274–561617
Fax: +62-274–552685

WWW.TOTALNUSA.COM

TOTALNUSA Tour & Travel company was establised in 1999, our principal activities are selling airline tickets for domestic flying in Indonesia. We serve major domestic airlines company in Indonesia as their agents. Read More

Article

Kembali Beroperasi, Mandala Airlines Tawarkan Tiket Murah Dan Dengan Pesawat Terbarunya

 

 

   

 

 

 

 

       

 

 

       Setelah sempat dibekukan pada Januari 2011, Mandala Airlines akan kembali beroperasi dengan sepertiga saham milik Tiger Airways. Mandala siap menggebrak dengan tiket pesawat murah untuk tujuan domestik dan internasional!!!
 

Read more...

 

Hari Ini, Mandala Airlines Resmi Terbang Lagi

     

 

 

 

     Mulai hari ini, jangan heran bila Anda menemukan pesawat Mandala Airlines parkir dan beroperasi seperti sedia kala di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Soalnya, Mandala Airlines resmi melakukan penerbangan pertama pukul 11.00 WIB nanti.

    Hari ini, Kamis (5/4/2012) punya sejarah tersendiri bagi maskapai penerbangan Mandala Airlines. Tahun lalu, Mandala Airlines berhenti terbang pada tanggal 13 Januari, akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang. Tapi, setelah lama parkir di hanggar, pesawat Mandala siap terbang lagi.
 

Read more...

 

Taman Pelangi Wisata Baru di Jogja Taman Lampion, Wahana Permainan


 

                      

 

 

 

        

                                                         

 

 

                                   

 

Taman Pelangi Wisata Baru di Jogja Taman lampion, wahana permainan

www.tamanpelangijogja.com

 

      Taman pelangi ini adalah obyek wisata baru yang terdapat d Yogyakarta yang d siebut Taman Lampion.Di sini sangat menarik para pengunjung dan para wisatawan yang akan mengunjungi di tempat ini,karena susasana yang pada malam hari sangat indah dan romantis. Karena pemandangan sekitarnya d hiasi dengan lampion-lampion yang uniik dan menarik serta keindahan lampion-lampion yang berwarna warni. Taman Pelangi merupakan objek wisata baru di jogja. Taman pelangi merupakan salah satu objek wisata malam di Jogja.

      Di Taman Pelangi Kita dapat menikmati keindahan cahaya Lampion, sambil menikmati makanan dan music.Di sini terdapat banyak fasilitas bermacam macam seperti fasilitas wahana permainan,pemancingan,taman yang indah dan pusat tengahnya adalah museum monument Jogja Kembali yg terkenal dengan sejarahnya pada jaman kemerdekaan Indonesia yang terdapat dalam monument Jogja kembali yang menceritakan sejarah dan perjuanagan para pahlawan Indonesia yang merebutkan kemerdakaan Indonesia d saat penjajahan Belanda dan jepang.

Read more: http://www.tamanpelangijogja.com/profil.html#ixzz1ysMrM9mc

 

Jathilan, Seni Marjinal di Tepi Jaman,Budaya Asli Indonesia

Jathilan, Seni Marjinal di Tepi Jaman

Penari Jathilan

 

 

 

 

 

 

 

         Dikenaljuga sebagai Jaran Kepang, Jaran Dor atau Kuda Lumping di daerah lain,Jathilan adalah sebuah seni pertunjukan yang berkembang luas di berbagai penjuruYogyakarta. Dengan anyaman bambu yang dibuat menyerupai kuda, Jathilan dipertunjukkan umumnya pada siang dan sore hari oleh sekelompok seniman yang terdiri dari penari dan penggamel (pemain gamelan).

          Dahulu, Jathilan merupakan sebuah tarian ritual untuk memeanggil roh kuda dan meminta keamanan desa serta keberhasilan panen. Menurut perannya dalam masyarakat Jawa, kuda melambangkan kekuatan, kepatuhan, dan sikap pelayanan dari kelas pekerja. Hal inilah yang menginspirasi seluruh pertunjukan Jathilan yang menempatkan penari dengan kuda-kudaan sebagai pusat perhatian.

          Pada awal perkembangannya, satu kelompok penari Jathilan terdiri dari dua peran, yaitu penari kuda dan pria dengan cemeti. Meski begitu, seni Jathilan yang dimainkan dalam berbagai pertunjukan resmi saat ini sudah mengadopsi beberapa perubahan mendasar pada kostum, jumlah penari, maupun detil gerakannya.

         Jalan cerita utama dalam seni Jathilan merefleksikan berbagai problematika yang timbul dalam hubungan antara masyarakat kelas atas dan kaum pekerja. Kelas pekerja yang diwakili para penari kuda digambarkan tanpa aturan, tak henti-henti bergerak; pacak golu (Menggerakkan kepala ke kiri dan kanan), siring (bergeser kesamping dengan setengah berlari), njondil (melompat), berguling, bahkan sampai kerasukan.

           Di sekitarnya, pria dengan cemeti selalu mengawasi segala tindakan para kuda. Mereka digambarkan sebagai tokoh yang lebih sedikit jumlahnya, tidak urakan, dan memiliki otoritas. Kesan arogan dan datar tanpa basa basi dimunculkan oleh dominasi warna merah menyala dan hitam pada riasan wajah dan pakaiannya. Tokoh ini bergerak memutar mengelilingi penari kuda di tengah arena yang “keasyikan” mengikuti musik. Sesekali melecutkan cemeti untuk memperingatkan penari kuda jika mereka bertindak “kebablasan”.

         Sebagai cerminan bahwa kesenian ini berasal dan berkembang di kalangan bawah, kesan minimal juga terpancar dari kelompok musik pengiringnya. Jika diperhatikan, bunyi-bunyian yang dihasilkan terasa datar dan monoton. Namun itu bukan tanpa maksud. Selain ingin menghadirkan kesan magis, hal itu melambangkan keseharian kaum pekerja kelas bawah yang dipenuhi rutinitas.

 

           Kelompok penggamel hanya terdiri dari beberapa orang yang memainkan satu set gamelan sederhana yang terdiri dari masing-masing satu saron, kendang, gong, dan kempul. Secara umum, Jathilan di Yogyakarta tidak mengalami perubahan mendasar dari segi musik pengiring. Kesan irama bertempo statis dengan sedikit variasi “lonjakan” di sana sini tetap dipertahankan.

            Saat irama pengiring merangkak naik, penari kuda terlihat semakin liar dan tidak terkontrol. Pada klimaks pertunjukan ini, tak jarang mereka terlihat kerasukan. Inilah fase yang ditunggu-tunggu para penonton. Saat inilah para penari kuda mempertunjukkan atraksi ala Debus Banten. Mereka seperti diluar kesadaran saat makan beling, mengupas kelapa dengan gigi mereka, memecahkan tempurungnya dengan dahi, lalu meminum airnya. Tak jarang, mereka juga makan bunga-bunga persembahan dan minum air mentah dari ember seperti layaknya seekor kuda.

             Di akhir pertunjukan, alunan gamelan kembali ke tempo semula seiring sang pria bercemeti memainkan fungsinya sebagai penyembuh. Dia mendekap orang yang kesurupan, membaca mantra-mantra, dan menyemburnya dengan air. Seketika si penari kesurupan mengejang, lalu kembali sadar seolah tidak tahu kegilaan apa yang dia lakukan sebelumnya.

SUMBER : WordPress.com

 

3 Destinasi Ini Jadi Favorit Selama Libur

Jakarta - Libur Lebaran selalu jadi ajang masyarakat untuk traveling bersama keluarga. Sejumlah tempat wisata pun menjadi favorit dan dipenuhi turis domestik, seperti 3 destinasi berikut.

Kota Kembang Bandung di Jawa Barat masih menjadi pilihan utama. Keberadaan taman hiburan seperti Trans Studio menjadi salah satu faktor pendukung.

"Bandung jelas ya pasti banyak dikunjungi, saya yakin Trans Studio meningkat kunjungannya," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu usai acara halal bihalal di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (28/8/2012).

Selain itu, aliran kunjungan Wisatawan Nusantara (Wisnus) ke kawasan timur Indonesia juga meningkat. Salah satunya adalah Labuan Bajo di Pulau Komodo.

"Labuan Bajo di Pulau Komodo juga menarik untuk dikunjungi," ucap Mari menambah daftar destinasi favorit di Indonesia selama libur Lebaran.

Menurutnya, Gili Trawangan menjadi salah satu destinasi yang jadi favorit wisatawan saat libur lebaran kemarin, terutama

"Tidak hanya wisatawan mancanegara, Wisnus juga ada banyak di Gili Trawangan, hotel-hotel juga full booked" lanjut Mari dengan antusias.

Mari menambahkan, selain Gili Trawangan, saat ini sudah banyak tempat di Indonesia yang menarik minat Wisnus.

Sumber : http://travel.detik.com

 

Artikel Terkait :

MAKASAR TOUR

 

YOGYAKARTA - Surga Wisatawan di Pulau Jawa, Indonesia

       

 

 

 

 

      YOGYAKARTA (sering juga disebut Jogja, Yogya, atau Jogya) terletak di tengah Pulau Jawa - Indonesia, tempat segalanya masih murah. Cukup dengan 200rb sehari, Anda sudah bisa menginap, menyantap masakan tradisional yang terkenal, dan menyewa motor untuk menjelajahi pantai-pantai yang masih perawan dan candi-candi kuno berusia ribuan tahun.

      Seribu tahun silam, Yogyakarta merupakan pusat kerajaan Mataram Kuno yang makmur dan memiliki peradaban tinggi. Kerajaan inilah yang mendirikan Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha terbesar di dunia, 300 tahun sebelum Angkor Wat di Kamboja. Peninggalan lainnya adalah Candi Prambanan, Istana Ratu Boko, dan puluhan candi lainnya yang sudah direstorasi maupun yang masih terpendam di bawah tanah (lihat Wisata Candi).

      Namun oleh suatu sebab yang misterius, Kerajaan Mataram Kuno memindahkan pusat pemerintahannya ke Jawa Timur pada abad ke-10. Candi-candi megah itu pun terbengkalai dan sebagian tertimbun material letusan Gunung Merapi. Perlahan-lahan, wilayah Yogyakarta pun kembali menjadi hutan yang lebat.

    Enam ratus tahun kemudian, Panembahan Senopati mendirikan Kerajaan Mataram Islam di wilayah ini. Sekali lagi Yogyakarta menjadi saksi sejarah kerajaan besar yang menguasai Pulau Jawa dan sekitarnya. Kerajaan Mataram Islam ini meninggalkan jejak berupa reruntuhan benteng dan makam kerajaan di Kotagede yang kini dikenal sebagai pusat kerajinan perak di Yogyakarta (lihat Wisata Sejarah).

      Perjanjian Giyanti pada tahun 1755 membagi Kerajaan Mataram Islam menjadi Kasunan Surakarta yang berpusat di Kota Solo dan Kesultanan Yogyakarta yang mendirikan istananya di Kota Jogja. Kraton (istana) tersebut masih berdiri hingga kini dan masih berfungsi sebagai tempat tinggal sultan dan keluarganya, lengkap dengan ratusan abdi dalem yang secara sukarela menjalankan tradisi di tengah perubahan jaman. Di Kraton, setiap hari ada pagelaran budaya berupa pertunjukan wayang kulit, gamelan, sendratari Jawa, dsb (lihat Jadwal Acara).

      Yogyakarta pada masa kini merupakan tempat tradisi dan dinamika modern berjalan berdampingan. Di Yogyakarta ada kraton dengan ratusan abdi dalem yang setia menjalankan tradisi, namun juga ada Universitas Gadjah Mada yang merupakan salah satu universitas terkemuka di Asia Tenggara. Di Yogyakarta sebagian masyarakat hidup dalam budaya agraris yang kental, namun juga ada kaum mahasiswa dengan gaya hidup pop. Di Yogyakarta ada pasar tradisional dan barang kerajinan sementara di sebelahnya berdiri mall yang tak kalah ramainya.

      Di ujung utara Yogyakarta, Anda akan melihat Gunung Merapi berdiri dengan gagah setinggi 9738 kaki. Gunung ini adalah salah satu dari gunung berapi yang paling aktif di Indonesia. Jejak ganasnya letusan Gunung Merapi tahun 2006 lalu bisa disaksikan di Desa Kaliadem, 30 km dari Kota Jogja. Pemandangan bergaya Mooi Indië berupa hamparan sawah nan hijau dan Gunung Merapi sebagai latar belakang masih bisa dilihat di pinggiran Kota Jogja (lihat Wisata Alam).

      Di bagian selatan Yogyakarta, Anda akan menemukan banyak pantai. Pantai yang paling terkenal adalah Pantai Parangtritis dengan legenda Nyi Roro Kidul, namun Yogyakarta juga memiliki pantai-pantai alami yang indah di Gunung Kidul. Anda bisa melihat Pantai Sadeng yang merupakan muara Sungai Bengawan Solo purba sebelum kekuatan tektonik yang dahsyat mengangkat permukaan Pulau Jawa bagian selatan sehingga aliran sungai tersebut berbalik ke utara seperti saat ini. Anda juga bisa mengunjungi Pantai Siung yang memiliki 250 jalur panjat tebing, Pantai Sundak, dan lain-lain (lihat Pantai).

     Malaysia memiliki menara kembar tertinggi di dunia, Yogyakarta memiliki Candi Prambanan yang menjulang setinggi 47 meter dan dibuat dengan tangan 1100 tahun sebelumnya. Singapura memiliki kehidupan modern, Yogyakarta memiliki masyarakat agraris yang tradisional. Thailand dan Bali memiliki pantai-pantai yang indah, Yogyakarta memiliki pantai-pantai alami dan Gunung Merapi yang menyimpan cerita tentang betapa dahsyatnya kekuatan alam.

    Kombinasi yang unik antara candi-candi kuno, sejarah, tradisi, budaya, dan kekuatan alam menjadikan Yogyakarta sangat layak untuk dikunjungi.

 

http://www.yogyes.com

 

Kepulauan Karimunjawa Siap Dipromosikan Jateng

 

 

     Jika selama ini keindahan bawah laut yang terkenal adalah Kepulauan Derawan dan Raja Ampat, cobalah berkunjung ke utara Pulau Jawa. Di sana, ada Kepulauan Karimunjawa yang menawarkan keindahan taman bawah laut. Disbudpar Jateng sangat serius untuk mengembangkan potensi bahari ini.

Read more...

 

Mencoba Mitos Beringin Kembar Alun-alun Selatan Yogyakarta

 

     Di alun-alun selatan Yogyakarta, terdapat pohon beringin kembar yang sangat terkenal. Mitosnya, jika Anda dapat berjalan lurus melewati celah beringin tersebut dengan mata tertutup, maka rezeki Anda akan lancar. Berani mencoba?
 

Read more...

 
alt

PAKET TOUR LOMBOK 4 HARI 3 MALAM

Hari 01. AIRPORT – CITY TOUR (MS, MM)

     Tiba dibandara International Lombok, meeting service selanjutnya diantar untuk mengunjungi: NARMADA (Air awet muda), LINGSAR (Umat Hindu & muslin sasak wektu telu) selanjutnya diantar menuju Hotel untuk check in & acara bebas. (Makan siang & makan malam di Local Restaurant).

Read more...

 

BULAN MADU LOMBOK 4H3M

BULAN MADU LOMBOK 4H3M

 

 

Day 01||Tiba di Lombok & Transfer ke hotel. (CANDLE LIGHT DINNER)

   Tiba di "bandara international lombok" ,kemudian transfer ke hotel,acara bebas. Menanti penjemputan untuk "Candle light dinner" di  lokal restaurant senggigi.

 

Day 02||Gili trawangan tours(B,L,D)

     Wisata menuju ke "Pulau Surga Gili Trawangan" di awali degan menelusuri pesisir sepanjang  pantai senggigi degan keindahan pantainya yang sungguh indah dan alami yang dihiasi dengan pemandangan tebing-tebing yang  menjorok ke laut , bukit terjal ,dan  gugusan pulau kecil dari kejauhan yang disebut gili.

Read more...

 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »

Polls

Darimana anda tahu Total Nusa?