WOW ..PAKET MURAH JALAN-JALAN KE 3 NEGARA SEKALIGUS..
Promo paket Tour Overland 3 Negara
8H7M KUL - Hatyai – Penang – Singapore – Batam Tour
In Kuala Lumpur – Out Singapore / Batam
Read more...
TOTALNUSA Tour & Travel company was establised in 1999, our principal activities are selling airline tickets for domestic flying in Indonesia. We serve major domestic airlines company in Indonesia as their agents. Read More
Promo paket Tour Overland 3 Negara
8H7M KUL - Hatyai – Penang – Singapore – Batam Tour
In Kuala Lumpur – Out Singapore / Batam
Read more...
beberapa ruangan, seperti ruang buku dan ruang internet. Untuk bukunya saja, Kansas City Library punya beberapa ruang. Untuk buku ilmiah ada di ruang tersendiri, sedangkan buku lainnya di ruang yang berbeda.
Â
Program Umroh Plus Dubai
Keberangkatan 9 Maret 2013 By Emirates airlines.
Hari 01 : JAKARTA – DUBAI – MADINAH
Paket Umroh Plus Dubai dimulai dengan berkumpulnya jamaah umroh plus dubai di Bandara Soekarno Hatta, perjalanan dimulai dengan menggunakan pesawat Emirates EK 357 Pk 17.55 menuju Dubai, kemudian tiba di Dubai pada pk 22.45.
Jathilan, Seni Marjinal di Tepi Jaman
Penari Jathilan
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
      Dikenaljuga sebagai Jaran Kepang, Jaran Dor atau Kuda Lumping di daerah lain,Jathilan adalah sebuah seni pertunjukan yang berkembang luas di berbagai penjuruYogyakarta. Dengan anyaman bambu yang dibuat menyerupai kuda, Jathilan dipertunjukkan umumnya pada siang dan sore hari oleh sekelompok seniman yang terdiri dari penari dan penggamel (pemain gamelan).
         Dahulu, Jathilan merupakan sebuah tarian ritual untuk memeanggil roh kuda dan meminta keamanan desa serta keberhasilan panen. Menurut perannya dalam masyarakat Jawa, kuda melambangkan kekuatan, kepatuhan, dan sikap pelayanan dari kelas pekerja. Hal inilah yang menginspirasi seluruh pertunjukan Jathilan yang menempatkan penari dengan kuda-kudaan sebagai pusat perhatian.
         Pada awal perkembangannya, satu kelompok penari Jathilan terdiri dari dua peran, yaitu penari kuda dan pria dengan cemeti. Meski begitu, seni Jathilan yang dimainkan dalam berbagai pertunjukan resmi saat ini sudah mengadopsi beberapa perubahan mendasar pada kostum, jumlah penari, maupun detil gerakannya.
      Jalan cerita utama dalam seni Jathilan merefleksikan berbagai problematika yang timbul dalam hubungan antara masyarakat kelas atas dan kaum pekerja. Kelas pekerja yang diwakili para penari kuda digambarkan tanpa aturan, tak henti-henti bergerak; pacak golu (Menggerakkan kepala ke kiri dan kanan), siring (bergeser kesamping dengan setengah berlari), njondil (melompat), berguling, bahkan sampai kerasukan.
          Di sekitarnya, pria dengan cemeti selalu mengawasi segala tindakan para kuda. Mereka digambarkan sebagai tokoh yang lebih sedikit jumlahnya, tidak urakan, dan memiliki otoritas. Kesan arogan dan datar tanpa basa basi dimunculkan oleh dominasi warna merah menyala dan hitam pada riasan wajah dan pakaiannya. Tokoh ini bergerak memutar mengelilingi penari kuda di tengah arena yang “keasyikan” mengikuti musik. Sesekali melecutkan cemeti untuk memperingatkan penari kuda jika mereka bertindak “kebablasan”.
        Sebagai cerminan bahwa kesenian ini berasal dan berkembang di kalangan bawah, kesan minimal juga terpancar dari kelompok musik pengiringnya. Jika diperhatikan, bunyi-bunyian yang dihasilkan terasa datar dan monoton. Namun itu bukan tanpa maksud. Selain ingin menghadirkan kesan magis, hal itu melambangkan keseharian kaum pekerja kelas bawah yang dipenuhi rutinitas.
Â
          Kelompok penggamel hanya terdiri dari beberapa orang yang memainkan satu set gamelan sederhana yang terdiri dari masing-masing satu saron, kendang, gong, dan kempul. Secara umum, Jathilan di Yogyakarta tidak mengalami perubahan mendasar dari segi musik pengiring. Kesan irama bertempo statis dengan sedikit variasi “lonjakan” di sana sini tetap dipertahankan.
         Saat irama pengiring merangkak naik, penari kuda terlihat semakin liar dan tidak terkontrol. Pada klimaks pertunjukan ini, tak jarang mereka terlihat kerasukan. Inilah fase yang ditunggu-tunggu para penonton. Saat inilah para penari kuda mempertunjukkan atraksi ala Debus Banten. Mereka seperti diluar kesadaran saat makan beling, mengupas kelapa dengan gigi mereka, memecahkan tempurungnya dengan dahi, lalu meminum airnya. Tak jarang, mereka juga makan bunga-bunga persembahan dan minum air mentah dari ember seperti layaknya seekor kuda.
            Di akhir pertunjukan, alunan gamelan kembali ke tempo semula seiring sang pria bercemeti memainkan fungsinya sebagai penyembuh. Dia mendekap orang yang kesurupan, membaca mantra-mantra, dan menyemburnya dengan air. Seketika si penari kesurupan mengejang, lalu kembali sadar seolah tidak tahu kegilaan apa yang dia lakukan sebelumnya.
SUMBER : WordPress.com
Read more...
Â
                     Â
Â
Â
Â
       Â
                                                        Â
Â
Â
                                  Â
Â
Taman Pelangi Wisata Baru di Jogja Taman lampion, wahana permainan
www.tamanpelangijogja.com
Â
     Taman pelangi ini adalah obyek wisata baru yang terdapat d Yogyakarta yang d siebut Taman Lampion.Di sini sangat menarik para pengunjung dan para wisatawan yang akan mengunjungi di tempat ini,karena susasana yang pada malam hari sangat indah dan romantis. Karena pemandangan sekitarnya d hiasi dengan lampion-lampion yang uniik dan menarik serta keindahan lampion-lampion yang berwarna warni. Taman Pelangi merupakan objek wisata baru di jogja. Taman pelangi merupakan salah satu objek wisata malam di Jogja.
     Di Taman Pelangi Kita dapat menikmati keindahan cahaya Lampion, sambil menikmati makanan dan music.Di sini terdapat banyak fasilitas bermacam macam seperti fasilitas wahana permainan,pemancingan,taman yang indah dan pusat tengahnya adalah museum monument Jogja Kembali yg terkenal dengan sejarahnya pada jaman kemerdekaan Indonesia yang terdapat dalam monument Jogja kembali yang menceritakan sejarah dan perjuanagan para pahlawan Indonesia yang merebutkan kemerdakaan Indonesia d saat penjajahan Belanda dan jepang.
Read more: http://www.tamanpelangijogja.com/profil.html#ixzz1ysMrM9mc
Read more...
Jakarta - Libur Lebaran selalu jadi ajang masyarakat untuk traveling bersama keluarga. Sejumlah tempat wisata pun menjadi favorit dan dipenuhi turis domestik, seperti 3 destinasi berikut.
Kota Kembang Bandung di Jawa Barat masih menjadi pilihan utama. Keberadaan taman hiburan seperti Trans Studio menjadi salah satu faktor pendukung.
"Bandung jelas ya pasti banyak dikunjungi, saya yakin Trans Studio meningkat kunjungannya," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu usai acara halal bihalal di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenparekraf, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (28/8/2012).
Selain itu, aliran kunjungan Wisatawan Nusantara (Wisnus) ke kawasan timur Indonesia juga meningkat. Salah satunya adalah Labuan Bajo di Pulau Komodo.
"Labuan Bajo di Pulau Komodo juga menarik untuk dikunjungi," ucap Mari menambah daftar destinasi favorit di Indonesia selama libur Lebaran.
Menurutnya, Gili Trawangan menjadi salah satu destinasi yang jadi favorit wisatawan saat libur lebaran kemarin, terutama
"Tidak hanya wisatawan mancanegara, Wisnus juga ada banyak di Gili Trawangan, hotel-hotel juga full booked" lanjut Mari dengan antusias.
Mari menambahkan, selain Gili Trawangan, saat ini sudah banyak tempat di Indonesia yang menarik minat Wisnus.
Sumber : http://travel.detik.com
Â
Artikel Terkait :
Read more...







![]() | Today | 11 |
![]() | Yesterday | 20 |
![]() | This week | 78 |
![]() | Last week | 175 |
![]() | This month | 501 |
![]() | Last month | 897 |
![]() | All | 12806 |